Cerita Reunion Pertama: Dompet Pak Andi yang Pulang dari Bandara
oleh Tim Mimoo ยท Storyteller ยท 20 Maret 2026
Tanggal 15 Maret 2026 jadi hari yang gak bakal Pak Andi lupain seumur hidup. Setelah perjalanan bisnis 3 hari dari Surabaya, dia turun di Bandara Soekarno-Hatta dengan satu kekhawatiran: dompetnya hilang.
Di dompet itu ada KTP, SIM, kartu kredit, ATM, dan uang tunai untuk keperluan sehari-hari. Yang lebih bikin panik: dompet itu pemberian almarhum ayahnya โ punya nilai sentimental yang gak bisa diganti uang.
"Saya hampir nangis di terminal. Bukan karena uangnya, tapi karena dompet pemberian Bapak," kenang Pak Andi.
Untungnya, beberapa minggu sebelumnya, Pak Andi sempat denger Mimoo dari rekan kerjanya. Dia sticker Mimoo QR di dalam dompet, "buat jaga-jaga." Saat itu dia pikir, "Ah, palingan gak bakal kepake."
Ternyata kepake.
Sekitar jam 8 malam, notifikasi masuk ke emailnya: "๐ Seseorang menemukan dompet Pak Andi!"
Penemunya seorang petugas kebersihan bernama Mas Bagas. Pesannya hangat:
"Halo Pak, saya nemu dompet ini di toilet terminal 3. Saya scan QR-nya dan ada pesan Bapak. Tenang Pak, dompet aman di saya. Saya bisa kasih ke kantor lost & found atau nunggu Bapak ambil. WA saya: 0812-XXX-XXXX."
Pak Andi langsung respond. 30 menit kemudian, dompet kembali. Lengkap. Sama sekali tidak ada yang hilang.
"Mas Bagas refuse uang tip yang saya kasih. Dia bilang, 'Saya cuma bantu Pak. Ini barang Bapak.' Saya akhirnya minta nomor istrinya, kirim hadiah ke rumahnya lewat ojek online."
Apa yang bisa kita pelajari?
1. Tempel Mimoo di mana-mana โ bukan cuma di tas, tapi juga di dalam dompet, di lining tas, di pouch elektronik 2. Custom message itu penting โ Mas Bagas bilang, dia tergerak hubungin karena baca pesan "tolong hubungi pemilik ya, ini dompet sentimen tinggi" 3. Orang Indonesia masih banyak yang baik โ di tengah news yang bikin pessimis, masih banyak orang seperti Mas Bagas
Kalau cerita Pak Andi membuat kamu mau lindungi barang berhargamu, bikin akun Mimoo gratis di sini.
๐ Made with love, in Indonesia.